Thursday, April 25, 2013

Klepon Merah - dengan Pewarna Alami ( Beet)

Klepon Merah (dengan pewarna alami - Beet)

Kali ini saya iseng coba-coba membuat klepon dengan pewarna alami yaitu dengan Beet. Rasanya hampir sama dengan klepon hijau biasa.
Bahan dan cara membuatnya pun hampir sama dengan klepon hijau, lebih lengkapnya bisa dilihat di sini Resep Klepon

Bahan :

16 oz / 454 gr Tepung Ketan
sedikit air kapur sirih (white lime) - optional
Kelapa Parut - tambahkan sedikit garam, dan kukus.
Gula jawa (sekitar 2/3 batang) - iris
1.5 cup air beet


Beet, cukup 1 butir seperti ini 


Haluskan beet, tambahkan air,  kemudian peras/saring. Bila jumlah perasan air beet belum mencapai 1.5 cup bisa ditambahkan air dan warna masih pekat.


Campur air beet dengan tepung ketan, aduk rata

Klepon yang telah mengapung siap untuk diangkat, warnanya merah agak ungu

Terlihat warna merahnya bagus sekali dan rasanya pun enak!

Thursday, March 14, 2013

Klepon

Klepon


Kami sangat suka makan kue klepon. Rasanya kenyal-kenyal dan klo digigit ada rasa manis di dalamnya. Klo makan 1-2 kok kurang puas gitu...he..he..apalagi yang doyan kue ini gak cuma saya aja. Nah...akhirnya jadi nyoba bikin beberapa kali deh. Beruntung sekali saya tinggal di daerah yang banyak orang Asia-nya, jadi sangat mudah mendapatkan kelapa parut dan bahan-bahan yang lainnya. Klepon tanpa kelapa parut rasanya kurang afdol..:)

Membuatnya tidak susah,tapi kadang-kadang kalo tidak hati-hati gula jawa yang ada di dalamnya bisa meleber keluar.
Dibawah ini saya share resepnya dan teknik pembuatannya yang biasa saya lakukan supaya tidak mudah pecah.

Bahan :

16 oz / 454 gr Tepung Ketan
1 sdt Pasta Pandan
sedikit air kapur sirih (white lime)
Kelapa Parut - tambahkan sedikit garam, dan kukus.
Gula jawa (sekitar 2/3 batang) - iris
1.5 cup air


Cara Membuat :


1. Gula jawa yang sudah diiris2, dibulat-bulatkan sebesar kelereng, supaya lebih mudah waktu memulung adonan.

2. Campurkan air, kapur sirih dan pasta pandan

3. Didihkan air.

4. Campur Tepung Ketan dan campuran air, kapur sirih dan pasta pandan.



5. Aduk adonan.

6. Uleni sebentar sampai tidak lengket lagi ke tangan.

7. Ambil adonan sesuai selera, kemudian tekan bagian tengahnya sedikit untuk menaruh bulatan gula jawa.

8. Tempatkan gula jawa ditengah adonan.



9. Tutup adonan dengan cara merapatkan pinggir-pinggirnya ke tengah.

10. Bulatkan kembali

11. Masukan adonan yang sudah dibulatkan LANGSUNG  ke dalam air mendidih. Cara ini yang saya pakai supaya klepon tidak pecah sewaktu di masukkan ke dalam air mendidih.

Dulu saya pernah membuat klepon dengan cara dibulat-bulatkan terlebih dahulu semuanya di tempatkan di loyang, setelah air mendidih baru saya angkat lagi satu persatu dari loyang...hasilnya...sewaktu diangkat dari loyang...gula jawa yang ada di dalamnya sudah terlanjur mencair...sehingga merembes ke adonan dan pecah sewaktu di angkat untuk dididihkan.

12. Masak sampai klepon mengapung. Biasanya kalo sudah mengapung, klepon sudah matang.


13. Bila klepon sudah mengapung, angkat dengan menggunakan saringan, supaya tidak banyak air yang keikut.

14. Gulingkan klepon diatas kelapa parut

15 & 16. Sajikan.

Resep ini cukup untuk 50 buah.


Friday, January 25, 2013

Cara Membuat Sushi

Sushi

Membuat sushi susah-susah gampang. Menurut saya membuat sushi tergantung kualitas bahan-bahan yang dipakai. Terutama kualitas beras dan bahan-bahan yang dipakai untuk membuat nasinya. Kalau soal menggulungnya, bisa dengan mudah dipelajari.

Video ini yang saya tonton waktu pertama kali belajar membuat sushi. Pertama-tama kita perlu belajar cara membuat nasinya. Silahkan klik Membuat Sushi Rice

Cara menggulung sushi ada beberapa macam, ada yang nori (seaweed) nya di dalam ( seperti California Roll) dan ada nori yang di luar.

California Roll yang saya buat diisi dengan alpukat, mentimun dan daging kepiting
asli. Jika kualitas alpukat kurang bagus, akan tampak titik-titik hitam setelah beberapa lama dipotong.


Video dibawah ini yang saya liat waktu pertama kali belajar Membuat California Roll





Farmers Market


Saya suka sekali datang ke Farmers Market, karena barang-barang yang dijual biasanya masih segar dan matang (biasa disebut matang pohon..:)) khususnya di Certified Farmers Market - Para Petani nya yang langsung menjual hasil tanaman mereka.
Memang harganya termasuk sedikit lebih mahal dari harga di supermarket, tapi kualitasnya saya lihat jauh lebih bagus.

Farmers Market.
Ada dijual bermacam-macam buah-buahan, sayuran




Suasana di dalam Farmers Market. Biasanya mereka yang datang ke sini membawa tas belanjaan sendiri untuk mengurangi pemakaian kantong plastik.

Bila Anda ingin melihat suasana Farmers Market, bisa liat di video ini, silahkan klik disini


Dengan latar belakang pegunungan, suasana nya mirip seperti kalau kita belanja sayuran di Puncak..:)

Dijual ayam 'special' dan juga Grass-Fed Beef






Thrift Store (Toko Barang Bekas)

Salah satu Thrift Store di daerah Pasadena,CA
Kotak biru yang berada di pinggir jalan ini adalah tempat penampungan barang-barang bekas yang memudahkan donatur
Mungkin bagi sebagian orang Indonesia belum terbiasa mengunjungi Thrift Store ( Toko Barang Bekas). Karena biasanya barang bekas kita berikan kepada pembantu atau disumbangkan ke panti asuhan. Di Amerika ini banyak juga Thrift Store, karena orang Amerika terbiasa untuk membeli barang baru dan biasanya barang yang lama mereka sumbangkan ke lembaga sosial.
Karena situasi ekonomi Amerika yang lagi kurang baik, sekarang banyak juga orang yang mulai melirik Thrift Store untuk membeli barang-barang keperluan, harganya sangat bersaing hanya sekitar 10 - 25% dari harga toko. Ada juga yang memang sengaja datang ke Thrift Store untuk melihat barang-barang yang termasuk 'Vintage' (antik - barang sekitar tahun 70-an sudah termasuk) dan mereka bisa menjualnya dengan harga cukup mahal di online.

Thrift Store yang saya kunjungi merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial dari yayasan dari salah satu gereja di daerah Pasadena. Mereka mendapatkan barang-barang tersebut secara gratis dari para penyumbang. Kemudian yayasan tersebut menyewa ruang toko sehingga peminat dapat melihat barang-barang bekas tersebut secara leluasa.
Keuntungan yang didapat digunakan untuk melayani para tuna wisma atau membina orang-orang yang kurang mampu di daerah Pasadena tersebut.

Saya rasa ide ini cukup baik bila ada yayasan keagamaan di Indonesia yang mau mengikutinya. Mungkin dari hasil penjualan bisa dikembalikan lagi untuk membangun masyarakat sekitar.


Thrift Store (Toko Barang Bekas).
Tampak dari depan. Dijual mulai dari sofa, lemarii, kursi dlsbnya.

Beraneka ragam baju dijual dari lengan pendek,lengan panjang, baju hangat, celana panjang

Baju anak-anak, mainan anak, pajangan, baju pengantin-pun di jual juga..

Karena kami datang bertepatan dengtan perayaan ulang tahun toko tersebut jadi suasana agak meriah dengan hiasan balon, penyanyi di panggung, dan tidak ketinggalan mobil penjual burger...:)