Wednesday, August 13, 2014

5 Hal Yang Mempengaruhi Kondisi Mental







Melihat berita-berita belakangan ini membuat saya sedih, seperti kejadian tenggelamnya kapal feri di Korea Selatan yang merengut nyawa banyak anak-anak siswa sekolah. Yang lebih menyedihkan lagi banyak orang tua yang kehilangan anaknya itu menjadi sangat frustasi, tidak mau hidup lagi karena anaknya sudah tiada. Terakhir, artis hebat, lucu, bisa membuat orang lain terhibur - Robin Williams - telah menghabisi nyawanya sendiri.

Memang...bila orang diperhadapkan pada situasi yang sangat sulit misalnya seperti kehilangan orang yang sangat kita kasihi, atau menderita sakit kronis/ sudah divonis dokter hidup tinggal beberapa saat lagi, atau masalah-masalah sulit didalam bidang keuangan atau relasi dengan sesama - seringkali menjadi sangat frustasi, seolah-olah tidak ada harapan, depresi berat atau malah memiliki keinginan untuk mencabut nyawanya sendiri. - saya namakan ini kelompok 1

Buat mereka yang tidak pernah mengalami hal seperti diatas mungkin akan berkata 'yah...kok gitu aja dah stress...banyak berdoa donk sama Tuhan' atau ' jangan takut...jangan stress...' Reaksinya orang yang memiliki mental yang terganggu ada dua : ada yang menghancurkan hidupnya sendiri dan yang lebih parah adalah kalau orang tersebut menghancurkan hidup orang lain - hal ini banyak terjadi belakangan ini.

Di sisi lain, ada sekelompok orang yang memiliki mental yang sangat kuat. Mereka dapat bertahan bahkan keluar dari masalah tersebut dan menjadi 'pemenang'.
Saya berikan contoh misalnya, Nelson Mandela - 27 tahun mendekap dalam penjara sebagai tahanan politik tapi tetap bisa berpikir dan setelah keluar dari penjara tidak menyimpan kepahitan sehingga bisa memulai rekonsiliasi Afrika Selatan.
Ada contoh lain yaitu Victor Frankl, bisa bertahan, tetap hidup dan tidak menjadi frustasi setelah menjadi korban kekejaman di kamp konsentrasi Nazi - setiap hari melihat kekejian Nazi yang membantai puluhan ribu orang Yahudi.
Contoh lainnya lagi adalah Joni Eareckson Tada, yang mengalami kelumpuhan total dan hanya bisa menggerakkan kepalanya saja, tetapi tidak meratapi kondisi fisiknya.

- saya namakan ini kelompok 2

Kemudian saya jadi bertanya-tanya apa yang membedakan kelompok 1 yang lemah sedangkan ada orang-orang yang memiliki mental yang sangat kuat seperti pada kelompok 2.

Apakah orang yang di dalam kelompok 2 bisa merasa bangga bahwa mereka memiliki mental baja? ataukah orang yang di kelompok 1 perlu merasa minder karena tidak memiliki mental yang kuat?
Tentu saja TIDAK.

Kondisi Mental yang lemah bisa terjadi pada siapa saja, pria atau wanita, kaya atau miskin, anak kecil maupun orang dewasa, orang yang rajin membaca kitab suci, rajin melakukan kegiatan kerohanian maupun orang yang tidak beragama sekalipun.


Tuhan menciptakan tubuh manusia sangat kompleks dan kalau kita mempelajari sedikit saja tentang cara kerja tubuh manusia, kita akan semakin tercengang-cengang betapa rumitnya cara kerja tubuh kita.
Banyak hal yang terjadi di dalam tubuh kita yang kemudian terlihat dalam penampakan luar kita, seperti kondisi mental,  emosi, cara berpikir, cara bicara, cara bertindak dlsbnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi mental seseorang :

1. Kondisi Pencernaan

Hippocrates pernah mengatakan ' All Disease begins in the Gut' - diterjemahkan ' Segala jenis penyakit berawal dari perut'

Kondisi pencernaan dipengaruhi oleh kualitas makanan, kondisi bakteri, toxin, pathogen.

Di dalam perut kita terdapat banyak sekali jenis bakteri dan jumlahnya diseluruh tubuh kita sampai 100 triliyun.
Keberadaan bakteri di dalam perut kita sangat mempengaruhi otak.
Telah dibuktikan bahwa ada jaringan syaraf yang menghubungkan usus besar kita dengan otak secara langsung. Bakteri di perut menghasilkan serotonin, dopamin dll yang dibutuhkan otak yang salah satunya untuk mempengaruhi emosi.
Bakteri-bakteri yang baik harus jauh lebih banyak jumlahnya dari bakteri yang buruk.

Mengkonsumsi antibiotik yang terus menerus dan dalam jangka waktu panjang bisa mematikan bakteri yang baik di dalam perut kita.
Penemuan ilmuwan belakangan ini tentang pentingnya bakteri yang bagus di dalam perut kita, sampai-sampai ada yang disebut Fecal Bacteriotherapy - stool transplant : proses transplantasi bakteri fecal dari orang yang sehat ke pasien yang menderita gangguan pencernaan.

Jenis makanan yang berdampak buruk bagi tubuh kita : gandum (tepung terigu),gula dan minyak sayur yang terhidrogenasi, dan secara umum adalah makanan kaleng.

Gangguan di dalam perut/pencernaan pasti mempengaruhi cara kerja otak, yang secara umum dikenal sebagai Leaky Gut, termasuk di dalamnya Celiac Disease, Irritable Bowel Syndrome (IBS)

2. Hormon
Misalkan seseorang kekurangan hormon thyroid, orang tersebut akan menjadi lemas, kurang bersemangat dan akhirnya juga bisa mempengaruhi emosi.

3. Lingkungan 
Bila seseorang dibesarkan dalam lingkungan yang sangat stress - perang, kemungkinan besar orang tersebut bisa terganggung mentalnya, atau bila seseorang dikirim ke medan perang yang setiap hari mendengar dentuman meriam yang sangat keras dan melihat orang tewas dalam kondisi mengenaskan dan bila ia sebagai tentara harus membunuhnya...bisa jadi setelah pulang dari medan perang ia akan terganggu mentalnya.

4. Kualitas tidur
Sering kali kita mengganggap tidur sebagai hal yang biasa, sehingga kalau seseorang mengalami gangguan  tidur, tidak ditanggapi secara serius. Padahal tidur merupakan salah satu proses yang paling esensial untuk memulihkan kondisi tubuh. Kualitas tidur lebih utama daripada kuantitasnya. Seringkali kita berpikir sudah mendapatkan tidur yang nyenyak, padahal belum tentu. Gangguan tidur yang paling sering terjadi adalah Sleep Apnea - mendengkur dan berhenti nafas selama tidur - hal ini baru bisa dideteksi bila kita melakukan Sleep Study dengan bantuan dokter ahli.
Seseorang yang mengalami gangguan tidur, akan menjadi lemas, emosi meningkat dan kurang bisa berpikir jernih.


5. Cara bernafas
Saya dapat memastikan bahwa yang membaca tulisan ini pasti masih 
bernafas :), tapi apakah cara bernafas kita sudah benar? Belum tentu! Selama ini kita sering menganggap bahwa cara bernafas yang benar adalah menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan-lahan sampai habis. Ini didasarkan pada asumsi bahwa karbondioksida harus dibuang dan kita sangat memerlukan oksigen sebanyak mungkin. Tetapi tidak demikian yang sebenarnya terjadi. Tubuh kita membutuhkan kadar karbondioksida dan oksigen yang seimbang, agar oksigen bisa diserap oleh sel. Hal ini sudah diatur melalui mekanisme yang disebut Bohr Effect.
Mengapa cara bernafas yang benar mempengaruhi mental seseorang? Hal itu dikarenakan bila kadar karbondioksida rendah maka semakin sedikit oksigen yang diserap oleh otak, padahal otak kita sangat membutuhkan oksigen.


Mungkin ada orang yang setelah membaca tulisan ini akan berkata 'ini bukan untuk saya' atau ' saya tidak merasa stress, saya dalam kondisi yang sehat'
Bersyukur sekali bila memang Anda benar-benar sehat, dan alangkah baik nya Anda bisa mempertahankan tubuh untuk tetap sehat sehingga kondisi mental juga sehat.
Tetapi seringkali kita tidak menyadari perubahan kondisi mental kita, sebaiknya kita menjadi sadar dengan perubahan-perubahan kecil yang terjadi di tubuh kita - biasanya tubuh merasa cepat lelah, mudah terserang penyakit, emosi cepat meningkat, tidak memiliki semangat, atau gelisah yang tidak ada alasannya - yang kalau dalam jangka waktu lama akan menumpuk dan mempengaruhi kondisi mental kita.

Beberapa tips yang mungkin dapat menolong Anda untuk tidak menjadi tekanan mental yang berkepanjangan :

1. Perbanyak asupan bakteri yang bagus
- Kimchi
- Sauerkraut
- Kombucha
- supplement Probiotik

2. Konsumsi Vitamin atau Supplemen yang baik
Supplement yang dapat membantu tubuh u memperbaikin hormon : Potasium Iodine,  5 HTP
Vitamin C, K2, D3, magnesium, B3, B12, B6, Choline sangat baik untuk kerja otak.

3. Perbanyak asupan ikan laut yang banyak mengandung omega-3 (DHA - EPA) seperti Salmon, kerang, ikan teri

4. Lakukan test untuk mengetahui kualitas tidur Anda, silahkan cek di rumah sakit terdekat untuk Sleep Study

5. Lakukan latihan bernapas yang benar.
Pelajari cara bernafas menurut Buteyko Breathing Method.

6. Pelajari lebih lanjut pengaruh gandum (tepung terigu), dan minyak sayur (karena banyak mengandung omega 6) terhadap kondisi mental seseorang.


Yang terpenting adalah berdoa memohon belas kasihan dari Tuhan supaya kita semua tetap bisa memiliki tubuh yang sehat sehingga memiliki mental yang sehat pula. 

Friday, January 24, 2014

Steamed Chocolate Cake (gluten free, wheat free)


Gluten free, Wheat free, Steamed Chocolate Cake


Cake ini sering saya buat selain karena rasanya enak, mengenyangkan dan juga cocok untuk anak saya yang menderita gluten intolerant, tidak menggunakan tepung terigu tapi menggunakan tepung ketan. Aroma coklatnya sangat terasa karena menggunakan coklat bubuk dan juga dark cooking chocolate.

Mudah membuatnya, bahan-bahan yang digunakan tidak sulit didapat. Cake ini banyak mengandung lemak hewani yang tinggi, karena kami menganut pola makan yang kadar lemak hewani nya tinggi, jadi tidak menjadi masalah dengan penggunaan merah telur yang banyak dan butter yang benar-benar butter he..he..bukan butter yang dibuat dari minyak sayur.

Bahan A :
10 kuning telur
6 putih telur
200 gr gula pasir (bisa juga brown sugar)
1 sdt cream of tartar

Bahan B :
160 gr tepung ketan
60 gr coklat bubuk
1 sdt baking powder

Bahan C :
180 gr butter
150 gr dark cooking chocolate

Cara membuat :
1. Lelehkan bahan C, diamkan.
2. Campur menjadi satu semua bahan B.
3. Kocok bahan A sampai mengental, kemudian masukkan bahan B, kocok beberapa detik, lalu masukkan bahan C.
4. Kukus dengan api sedang sekitar 35-40 menit.

Selamat mencoba!

Saturday, September 7, 2013

Cara Membungkus Bacang (Step by Step)

Bacang merupakan makanan yang banyak digemari oleh orang Asia selain enak rasanya juga praktis untuk dibawa bila kita bepergian, karena didalamnya sudah ada nasi/ketan dengan daging ayam kadang ada juga yang menambahkan jamur.
Hanya cara membungkusnya yang kadang membuat orang enggan untuk membuatnya sendiri. Sebenarnya tidak terlalu sulit, cuma perlu sedikit latihan.

Kali ini saya mencoba untuk membagikan foto-foto saya sewaktu membungkus bacang, mudah-mudahan bermanfaat.

Cara Membungkus Bacang (Step by step).
Biasanya yang banyak dijual di Asian Supermarket adalah daun bacang yang kering. Daun bacang tersebut perlu digodok sekitar 15 menit supaya memudahkan untuk membungkusnya.
Gunting ujung-ujung daun. Siapkan 2 lembar daun untuk membungkus.

Tekuk sedikit kira-kira 1/3 bagian dari bawah daun sehingga membentuk kerucut.
Masukan beras aron, sambil sedikit ditekan supaya beras mencapai ke ujung kerucut.

Kemudian masukan isinya, lalu masukan kembali berasnya untuk penutup.
Lipat kedua pinggir daun, sambil kecurut yang sudah terisi beras dipertemukan dengan daun bagian atas.

Usahakan untuk membentuk ujungnya lancip dan lipat daun.

Ikat dengan menggunakan benang kasur. Untuk memudahkan mengikat, sebaiknya potong benang kasur beberapa helai dengan ukuran 50 cm, kemudian jadikan satu dan diikat dipegangan kulkas atau kompor.







Tuesday, August 6, 2013

Salsa Fresca ( Pico de gallo)


Salsa Fresca ( Pico de gallo )

Salsa Fresca merupakan makanan dari Mexico dan juga Amerika Latin. Mungkin lebih tepatnya bisa disebut sebagai 'Cocolan'. Biasa dimakan dengan Tortilla Chip. Ada beberapa macam Salsa, kali ini yang saya buat adalah Salsa yang fresh, tidak dimasak. Jadi bahan-bahan tinggal dipotong-potong dicampur garam, jeruk nipis dan sedikit gula. Segar rasanya makan Salsa Fresca ini, ada rasa asam, manis dan asinnya.



Bahan-bahan : mangga, jeruk nipis, tomat, bawang bombay, daun bawang dan daun ketumbar (cilantro atau wansui)

Potong kotak-kotak kecil semua bahan (Tomat, Mangga dan Bawang Bombay), iris-iris daun bawang dan cilantro

Masukan semua jadi satu ke dalam wadah, tambahkan garam, jeruk nipis dan sedikit gula.


Cara Membuat Sauerkraut

Sauerkraut berasal dari bahasa Jerman yang berarti Kol Asam, rasanya asam dan sedikit asin. Pada dasarnya Sauerkraut mirip dengan asinan, cuma kalau asinan ditambah dengan gula dan cuka. Kalau membuat ini hanya garam saja tapi nanti akan ada rasa asam dengan sendirinya.

Sauerkraut sangat baik untuk pencernaan kita karena banyak mengandung bakteri yang bagus seperti lactic acid bacteria. Banyaknya bakteri yang bagus di dalam pencernaan kita berarti makanan yang masuk dapat dicerna dengan baik dan nutrisinya dapat disebarkan ke seluruh tubuh. Bakteri juga bermanfaat untuk menambah immune system di tubuh kita.

Ada 2 macam Sauerkraut yang pernah kami buat, Sauerkraut dengan bahan dasar Kol (cabbage) dan Sauerkraut dengan bahan dasar Lobak Putih, Wortel dll.

Kali ini saya ingin membagikan cara membuat Sauerkraut dengan bahan dasar Lobak Putih, karena yang ini menurut saya lebih mudah untuk dikerjakan. Resep ini kami dapatkan dari Perfect Health Diet.com dan ada sedikit modifikasi.

Mudah-mudahan Anda tertarik untuk membuatnya dan memberi manfaat untuk tubuh Anda.


Cara Membuat Sauerkraut.
Bahan-bahan untuk membuat Sauerkraut : Lobak Putih, Wortel, Radish, Jahe, Bawang Putih. Jahe dan
bawang putih bisa ditiadakan bila tidak suka.

Iris-iris


Siapkan peles beling (cuci bersih), masukan irisan bahan-bahan tadi ke dalam peles. 


Bila ada tersedia Probiotik bubuk, bisa ditambahkan 1-2 capsule per-peles, supaya bakteri yang dihasilkan jadi lebih banyak. Rasanya jadi sedikit lebih asam. Tapi kalau tidak tersedia probiotik bubuk juga tidak menjadi masalah, akan tetap jadi juga.

Setelah semua bahan masuk ke dalam peles, masukkan air sekitar 1 liter atau sampai 90% dari tinggi peles.
Tambahkan 20 gr garam per liter air.

Tutup dengan plastik dan juga penutup peles. Diamkan selama lebih kurang 1 minggu, tidak terkena sinar. Bila sayuran sudah mulai mengambang, artinya Sauerkraut sudah siap untuk dimakan. Segera masukan ke dalam kulkas, bisa tahan sekitar 1 - 2 minggu.